Sabtu, 10 Januari 2015

Setting Mysqldump pada SLiMS-7 Cendana di Windows


 

        Umumnya, saat selesai melakukan istalasi SLiMS dari source, pada menu beranda/Home akan muncul tulisan "The PATH for mysqldump program is not right! Please check configuration file or you won't be able to do any database backups". Artinya SLiMS yang di installkan di XAMPP yang ditempatkan di directory C:\ maka mysqldumpnya tidak akan bekerja. Mysqldump nantinya akan di pergunakan untuk melakukan backup database langsung dari SLiMS. Berikut tampilan mysqldump yang tidak pada tempatnya. 
        Agar mysqldump dapat berjalan dengan baik maka perlu dilakukan sedikit penyesuaian, yaitu  :

1). pada file sysconfig.inc.php dengan jalan membuka windows explorer lalu masuk ke folder C:\xampp\htdocs\cendana, seperti contoh gambar di bawah ini.

Setting Mysqldump SLiMS Cendana di Windows 

2). Buka  file "sysconfig" dengan text editor, disini saya menggunakan wordpad dan cari bagian paramter yang berisi /* DATABASE BACKUP config */.
 Setting Mysqldump SLiMS Cendana di Windows 

3). Rubah menjadi seperti gambar di bawah ini dan simpan
 Setting Mysqldump SLiMS Cendana di Windows 

4). Kemudian reload kembali halaman Admin SLiMS maka pemebritahuan mysqldumpnya sudah tidak ada lagi, jika langkahnya benar, maka tulisan notif tersebut akan hilang, seperti pada gambar di bawah ini.
Setting Mysqldump SLiMS Cendana di Windows 

5).  Setelah berhasil, maka backup database dari SLiMS sudah bisa dilakukan.
Setting Mysqldump SLiMS Cendana di Windows

6).  Selesai.

Selamat Mencoba



Resource : Belajar SLiMS


     



Cara Maksimalkan Fitur P2P Service SLiMS


    Fitur P2P Service SLiMS terletak pada modul Bibliography, berfungsi sebagai protokol yang memungkinkan SLiMS mengambil data dari pengguna SLiMS lainnya. Dengan adanya fitur P2P ini sangat memungkinkan bagi pustakawan untuk bekerja lebih cepat, khususnya dalam bidang entri data koleksi, sebab hanya perlu menuliskan judul pada kotak pencarian pada P2P Service maka SLiMS akan mencari data buku tersebut dengan sendiri kemudian tambahkan itemnya. Perlu difahami bahwa SLiMS yang dapat menggunakan fitur P2P Service ini adalah SLiMS yang bisa mengakses internet sedangkan SLiMS yang nantinya akan di jadikan tempat mengcopy metadata harus bisa di akses melalui internet.
      Untuk menggaktifkan fitur P2P Service cukup mudah sekali, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan SLiMS mana yang akan dijadikan tempat mengcopy data, misalnya dalam http://goslims.blogspot.com menggunakan url http://katalog.pustaka.unand.ac.id sebagai tempat mengcopy data. Berikut langkah-langkahnya : 

1). Buka file sysconfig.inc.php kemudian cari yang tulisan Peer to peer server config.
Maksimalkan Fitur P2P Service 

2). Kemudian pada baris $sysconf['p2pserver'][1] ganti alamat dan nama yang ada dalam tanda petik lalu simpan, kira-kira seperti berikut.
Maksimalkan Fitur P2P Service

3). Langkah berikutnya login ke SLiMS lalu lihat modul Bibliography, sebagai contoh disini terlihat kalau SLiMS yang penulis gunakan belum memiliki data buku.
Maksimalkan Fitur P2P Service

4). Pada modul Bibliography pilih Layanan P2P dan disana akan terlihat pada bagian server nama SLiMS yang menjadi acuan yang tadi dikonfigurasi di file sysconfig.inc.php, selain itu juga ada tulisan yang mengatakan "* Pastikan anda memiliki koneksi internet".
Maksimalkan Fitur P2P Service

5). Untuk mencari buku tinggal diketikan di kotak pencarian, jika nanti ditemukan data buku yang di inginkan tinggal centang lalu klik Save P2P Records to Database.
Maksimalkan Fitur P2P Service 

6). Untuk memastikan bahwa data buku sudah masuk ke database SLiMS maka penulis membuka kembali Daftar Bibliografi dan terlihat seperti berikut ini.
Maksimalkan Fitur P2P Service


Step sudah selesai, semoga bermanfaat. ^_^
  
Resource : Belajar SLiMS

Jumat, 09 Januari 2015

Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data


      Sebagaimana dijelaskan pada (http://goslims.blogspot.com), bahwa pada Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data dan berharap apa yang penulis lakukan ini bisa membantu teman-teman yang membutuhkan. Sepertinya kata-kata pembukaannya terlalu panjang ya, yuk mari langsung saja kita mulai. Dalam Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data kita melakukan pengaturan pada dua sisi yaitu pada sisi UCS dan pada sisi SLiMS.  Langkah tersebut sebagai berikut :

Langkah Pertama I

1). Login ke file manager dimana UCS di install baik melalui cpanel atau yang lainnya, untuk masuk jangan lupa untuk memasukan username dan password.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data 

2). Pada cpanel pilih file manager

Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

3). Jika muncul  pop up file manager directory selection dan pilih web root
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

4). Bila mana sudah berada didalam maka kita tinggal cari file yang bernama ucserver.inc.php
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

5). Buka file tersebut dengan code editor atau apa saja yang bisa membuka file tersebut
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

6). Kemudian cari baris yang ada tulisan nodes configuration dan isikan beberapa keterangan disana yang nantinya akan berguna untuk menghubungkan SLiMS dengan UCS, kira-kira penampakannya sebagai berikut dan jangan lupa di simpan.

Langkah Ke-II

 1). Buka folder dimana SLiMS diletakan, semisal di C:\xampp\htdocs\cendana kemudian cari file ucnode.inc.php.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data 

2). Buka file ucnode.inc.php dengan Text editor (Note ++)
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

3). Kemudian lakukan penyesuaian pada empat baris terakhir yang ada kata-kata nodenya, isiannya harus disamakan dengan yang tadi dibuat pada nodes configuration, kira-kira seperti ini dan simpan.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

4). Dalam folder SLiMS yang sama buka file sysconfig.local.inc.php untuk mengaktifkan fitur upload ke UCS.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

5). Setelah terbuka cari bagian UCS global settings dan rubah semua nilai yang false menjadi true dan simpan, kira-kira seperti berikut :
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data 

7). Jika sudah saatnya uji coba, login ke SLiMS yang ada di komputer  anda.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data 

8). Lalu pilih modul Bibliography maka akan terlihat opsi Unggah Data Bibliografi Terpilih ke Peladen Katalog Induk.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data 

9). Untuk mengupload data koleksi ke UCS tinggal di centang saja koleksi yang akan di upload lalu di klik Unggah Data Bibliografi Terpilih ke Peladen Katalog Induk.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

10). Dan untuk membuktikan kalau data sudah berhasil di upload ke UCS maka penulis mencoba mengakses UCS dan didapati hasil seperti berikut.
Pengaturan ucserver.inc.php dan uncode.inc.php agar SLiMS Bisa Mengirim dan UCS Bisa Menerima Data

Selesai & Selamat Mencoba ^_^

Tips dan Trik dalam Pemeliharaan SLiMS Versi Portable


    Seperti yang pernah ditulis oleh Arie Nugraha (Lead Programmer SLiMS) dalam web-Blog nya (http://dicarve.blogspot.com/2011/08/tips-dan-trik-pemeliharaan-aka.html), bahwa Tips dan Trik Pemeliharaan a.k.a Maintenance Senayan Library Management System (SLiMS) dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

-Tips #1
"Hapus semua file image barcode secara rutin".

    Setelah sekian lama menggunakan SLiMS kemudian sering membuat barcode untuk data Item/Copies koleksi, maka file-file image barcode hasil generate cetak barcode akan menumpuk di folder "lokasi_source_slims/images/barcodes". Walaupun besar file-nya kecil-kecil tetapi cukup mengganggu juga kalau jumlah sudah ribuan, terutama bagi mereka yang pakai webhosting dengan space harddisk pas-pasan. Oleh karena itu bagi mereka yang sering mencetak barcode koleksi atau kartu anggota dengan SLiMS paling tidak sebulan sekali silahkan itu semua file image .png barcode di folder "lokasi_source_slims/images/barcodes" dibabat abissss! 

-Tips #2
"Cek file access.log dan error.log web server Apache di psenayan".

    Terkadang ada kasus dimana pengguna psenayan bingung setengah hidup ketika melihat ukuran folder psenayan mereka menggelembung atau bahasa kerennya, BLOATED, menjadi 3-5 Gigabyte padahal mereka tidak mengupload file-file digital ke SLiMS. Penyebab hal ini ternyata adalah file log milik web server Apache, yaitu error.log dan access.log yang menjadi semakin besar seiring pemakaian psenayan. Bagi anda yang belum tahu fungsinya, file access.log menyimpan semua informasi request HTTP yang dilakukan ke web server Apache, sedangkan error.log menyimpan semua error/galat yang terjadi pada request HTTP, error yang terjadi pada program Apache itu sendiri, error pada SSL, dan error-error lainnya. Letaknya ada di direktori "/psenayan/apache/logs". Nah solusi masalah ini ada 3 alternatifnya:

      Solusi 1: Kosongkan kedua file tersebut, atau hapus apabila terlalu besar untuk dibuka dengan Notepad dan kemudian buat kembali file teks kosong dengan nama yang sama. Solusi ini berlaku bagi mereka yang mengganggap tidak perlu mengetahui apa isi dari log web server Apache
     Solusi 2: Compress dalam format zip atau rar kedua file tersebut dan backup ke tempat lain kemudian buat kembali file teks kosong dengan nama yang sama. Solusi ini berlaku bagi mereka yang mengganggap penting untuk mengetahui apa isi dari log web server Apache, biasanya admin jaringan perlu menganalisa isi dari log ini, terutama apabila terjadi hacking, cracking, deface, dll pada website
   Solusi 3: Gunakan fasilitas Log Rotation yang disediakan oleh Apache untuk merotasi isi log secara otomatis dan periodik. Untuk lebih lengkapnya silahkan ikuti petunjuknya disini Log Rotation. Atau bisa juga gunakan fitur Piped Logs

-Tips #3
"Backup psenayan dan database secara rutin".

    Bagi pengguna psenayan lakukan backup satu folder psenayan secara rutin dengan melakukan dua tips sebelumnya terlebih dahulu agar ukuran backup tidak terlalu besar dan kemudian kompresi folder psenayan dalam format zip atau rar (mau lebih kecil lagi? pake format 7z atau lzma sekalian :D). Beri nama file kompresi tersebut misalnya psenayan-20110817.zip biar kita lebih mudah mengidentifikasi kapan tanggal pembuatan backup tersebut.
    Untuk membackup database, gunakan fasilitas "Database Backup" yang terdapat pada modul "System" di SLiMS. Sebelumnya "pastikan bahwa sudah tidak ada warning mysqldump di halaman awal admin SLiMS. Jangan lupa juga untuk memindahkan semua file hasil backup SLiMS (.sql atau .sql.gz) yang terletak di direktori "lokasi_source_slims/files/backup" ke tempat lain.

-Tips #4
"Optimasikan database SLiMS".

    Bagi anda pengguna SLiMS yang sering kali melakukan proses update data dan penghapusan data, ada baiknya lakukan proses optimisasi database SLiMS. Untuk optimasi database SLiMS gunakan saja phpMyAdmin atau kalo mau lebih hardcore login ke database server MySQL pake terminal/commandline. Dengan phpMyAdmin masuk ke database yang digunakan SLiMS (biasanya di psenayan namanya "senayandb"), dan kemudian masuk ke tab menu SQL dan masukkan perintah berikut:

OPTIMIZE TABLE `biblio` , `biblio_attachment` , `biblio_author` , `biblio_topic`, `files` , `item` , `member` , `mst_author` , `mst_label` , `mst_topic`; 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihAunrl_zwNY7IeM0EqUEJDI0Kg5XP17yd6jt0XOQ40Gv1ZDKJ82qaTci5SGkj64G3P8_YwyzEyzpHwOIEAWkHBc86ITyVVVHCOB_3XAe3S-nehN6pBrjXRqYr_GEtPHR4-3SHsC8UMw/s1600/optimize-slims.png 

-Tips #5
"Backup dan kosongkan System Logs SLiMS secara rutin".
Lakukan proses backup dengan mendownload log System SLiMS dengan menggunakan fasilitas yang sudah disediakan dan kemudian kosongkan System Log SLiMS. Lakukan ini secara berkala setiap bulan.


 Semoga bermanfaat ^_^


Sumber Gambar :  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqZ7WtWrbH3iSWN3n_qwsHdS16WyJgIR8iq_5cYRMex9fxRby8Bzii5UqVbAY1L1T2weNwAnwqFCRPFDru9j-Xo_gbPK65yOV-pjbrCeAKVekKA8EYbAEEihRp2QtTWMIt9Xz48N0mNQ/s1600/slims-responsive.jpg